Metode
Penelitian
A. Instrumen Penelitian
instrumen merupakan suatu alat yang dipergunakan
sebagai alat untuk mengukur suatu obyek ukur atau mengumpulkan data dari suatu
variabel. Suatu instrumen dikatakan baik bila valid dan reliabel. Valididitas
terdiri atas validitas isi, konstruk, empiric.
Menurut gulo, instrumen penelitian adalah pedoman
tertulis tentang wawancara, atau pengamatan, atau daftar pertanyaan yang
dipersiapkan untuk mendapatkan informasi. Instrument itu disebut pedoman
pengamatan atau pedoman wawancara atau kuisioner,atau pedoman dokumentar,
sesuai dengan metode yang dipergunakan.
Kegunaan
instrumen penelitian (Setiawan, 2013) antara lain:
·
Sebagai pencatat informasi yang
disampaikan oleh respond
· Sebagai
alat untuk mengorganisasi proses wawancara
·
Sebai alat evakuasi performa pekerjaan
staf peneliti
Ada beberapa jenis instrumen yang biasa digunakan
dalam penelitian,antara lain kuisioner,tes dan lain-lain.
Kuesioner adalah
alat pengumpul data yang berbentuk pertanyaan yang akan diisi atau dijawab oleh
responden. Kuesioner dapat digunakan untuk memperoleh informasi pribadi misalnya
sikap, opini, harapan dan keinginan responden. Idealnya semua responden mau
mengisi atau lebih tepatnya memiliki motivasi untuk menyelesaiakan pertanyaan
ataupun pernyataan yang ada pada kuesioner penelitian.
Tes
adalah prosedur sistematik yang dibuat dalam bentuk tugas-tugas yang distandardisasikan dan
diberikan kepada individu atau kelompok untuk dikerjakan, dijawab, atau
direspon, baik dalam bentuk tertulis,
lisan maupun perbuatan. (Silvirius 1991)
B.
Teknik
Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan cara yang
digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan
data-data penelitian dari sumber data (subyek maupun sampel penelitian).
Teknik
pengumpulan data merupakan suatu kewajiban, karena teknik pengumpulan data ini nantinya
digunakan sebagai dasar untuk menyusun instrumen penelitian.
Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan
data yang memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Oleh karena itu,
tahapan ini tidak boleh salah dan harus dilakukan dengan cermat sesuai prosedur
dan ciri-ciri penelitian kualitatif. Sebab, kesalahan atau ketidaksempurnaan
dalam metode pengumpulan data akan berakibat fatal, yakni berupa data yang tidak credible, sehingga
hasil penelitiannya tidak bisa dipertanggung jawabkan.
1. Wawancara
Wawancara merupakan salah satu teknik
yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Secara sederhana dapat
dikatakan bahwa wawancara (interview) adalah suatu kejadian atau suatu proses
interaksi antara pewawancara (interviewer) dan sumber informasi atau orang yang
di wawancarai (interviewee) melalui komunikasi langsung (yusuf, 2014).
Metode wawancara/interview juga
merupakan proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara
Tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan responden/ orang
yang di wawancarai, dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara.
2. Observasi
observasi juga merupakan salah satu teknik dalam
pengumpulan data yang sangat lazim dalam metode penelitian kualitatif.
Observasi adalah bagian dalam pengumpulan data. menurut Zainal
Arifin dalam buku (Kristanto, 2018) observasi adalah suatu proses yang
didahului dengan pengamatan kemudian pencatatan yang bersifat sistematis, logis,
objektif, dan rasional terhadap berbagai macam fenomena dalam situasi yang sebenarnya,
maupun situasi buatan.
3. Angket
(Questioner)
Angket memiliki fungsi serupa dengan wawancara,
hanya berbeda dalam implementasinya. Jika wawancara disampaikan oleh peneliti
kepada responden secara lisan, maka implementasi angket adalah responden
mengisi kuesioner yang disusun oleh peneliti. Hasil data angket ini tidak
berupa angkat, namun berupa deskripsi. Tidak ada teknik pengumpulan data yang
lebih efisien dibandingkan questioner.
C.
Analisis
Data
Analisis Data adalah suatu proses atau upaya
pengolahan data menjadi sebuah informasi baru agar karakteristik data tersebut
menjadi lebih mudah dimengerti dan berguna untuk solusi suatu permasalahan,
khususnya yang berhubungan dengan penelitian. Analisis data bertujuan untuk menjelaskan atau
mendekripsikan suatu data agar lebih mudah dipahami, selanjutnya dibuat sebuah
kesimpulan mengenai karakteristik populasi berdasarkan data yang didapatkan
dari sampel, biasanya ini dibuat berdasarkan pendugaan dan pengujian hipotesi.
1. Penelitian
Kuantitatif
Dalam
menganalisa data penelitian kuantitatif hendaknya konsisten dengan paradigma,
teori dan metode yang dipakai dalam penelitian serta dilakukan secara
kronologis setelah data selesai dikumpulkan semua dan biasanya diolah dan
dianalisis dengan computerized berdasarkan metode analisis data yang telah
ditetapkan dalam desain penelitian.
2. Penelitian Kualitatif
Tujuan
analisis data kualitatif adalah mencari makna dibalik data yang melalui
pengakuan subjek pelakunya dan dilakukan secara induktif, yaitu penelitian
kualitatif tidak dimulai dari deduksi teori tetapi dimulai dari fakta empiris.
Daftar Pustaka
Pujihastuti, I. (2010). Prinsip penulisan kuesioner
penelitian. CEFARS: Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 2(1), 43-56.
F, K. Ge. (1967) ‘DESAIN PENELITIAN DAN TEKNIK
PENGUMPULAN DATA DALAM PENELITIAN’, Angewandte Chemie International Edition,
6(11), 951–952., pp. 1–11.
Kawasati,risky.I (2017) Teknik Pengumpulan Data
Metode Kualitatif Di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri(STAIN) sorong
Anufia,Budur(2019) ISTRUMEN PENGUMPULAN DATA di
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri(STAIN) sorong
Komentar
Posting Komentar